Cara Mengobati Asam Lambung Secara Alami

Cara Mengobati Asam Lambung

Mengenal Penyakit Asam Lambung, Penyebab, Gejala Dan Cara Mengobati Asam Lambung

Asam lambung adalah penyakit yang sering diderita oleh masyarakat, entah anak sekolah, mahasiswa, orang dewasa atau orang tua/lansia. Asam lambung dalam kedokteran disebut sebagai Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD. GERD merupakan sebuah kondisi yang menyebabkan rasa nyeri dan rasa terbakar pada daerah di sekitar perut dan juga dada akibat asam lambung yang naik ke esofagus atau kerongkongan. Karena kerongkongan berada pada satu saluran dengan lambung, jadi ketika makanan atau asam lambung keluar lewat mulut, pasti akan melewati kerongkongan lebih dulu.

Saking umumnya penyakit asam lambung, masyarakat kerap kali meremehkan asam lambung, padahal apabila tidak diobati dan dicegah dengan tepat, dapat menyebabkan hal-hal yang mengerikan. Pertama-tama sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu bagaimana penyakit asam lambung dapat terjadi sebelum mengetahui cara mengobati asam lambung. Jika tidak mengenalnya, bagaimana kita tahu cara terbaik untuk menanganinya.

Cara Mengobati Asam Lambung

Penyebab, Gejala Dan Diagnosis Asam Lambung

Umumnya GERD atau penyakit asam lambung diakibatkan karena LES (Lower Esophageal Sphinchter) tidak berfungsi dengan baik. Padahal LES adalah otot yang berada di bawah kerongkongan yang memiliki fungsi untuk membuka dan menutup saluran kerongkongan yang ada di atas lambung. Ketika ada makanan atau minuman, LES akan terbuka secara otomatis, setelah makanan atau minuman masuk ke lambung, LES akan menutup sehingga makanan dan asam lambung tidak akan naik ke kerongkongan. Apabila LES kehilangan kemampuannya dalam menutup, maka asam lambung dapat keluar dari perut dan naik ke atas hingga ke kerongkongan. Rasa panas yang dirasakan di dada adalah asam lambung yang naik ke atas. Selain itu perut rasanya sakit seperti ada yang melilit di perut. Ketika makan rasanya tidak nyaman karena tidak dapat menelan dengan baik. Apabila tidak diobati dengan benar maka gejala GERD atau asam lambung dapat terjadi sewaktu-waktu.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan timbulnya penyakit asam lambung. Beberapa diantaranya sebagai berikut.

  • Faktor keturunan.
  • Stres dapat melemahkan otot pada LES.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu seperti obat hipertensi. Obat hipertensi khususnya CCB (Calcium Channel Blocker) bisa melemahkan kerja otot LES. Begitu juga dengan obat anti angina, obat tersebut dapat melemahkan otot LES sehingga pintu akan terbuka dan asam lambung dapat naik ke atas.
  • Berat badan yang berlebih.
  • Orang-orang yang sedang hamil mengalami perubahan hormon. Perubahan hormon tersebut dapat melemahkan otot LES dan meningkatkan tekanan pada perut yang menyebabkan asam lambung naik.
  • Banyak konsumsi makanan yang mengandung lemak karena lemak memerlukan waktu yang lebih lama untuk dicerna di dalam perut sehingga lambung akan memproduksi asam lemak lebih banyak lalu asam lambung yang berlebih memiliki resiko yang lebih tinggi untuk naik ke kerongkongan.
  • Konsumsi kopi, coklat atau alkohol serta merekok dapat menyebabkan otot pada LES menjadi lebih rileks sehingga pintu akan terbuka dan asam lambung dapat naik ke atas,
  • Hiatus hernia merupakan suatu kondisi ketika sebagian lambung terdorong melewati diafragma. Penderita hiatus hernia biasanya memiliki otot LES yang lemah.
  • Gastroparesis
  • Diabtes memiliki resiko memiliki asam lambung yang tinggi karena kadar gula yang tinggi di dalam darah dapat merusak saraf yang mengendalikan otot perut dan juga otot pada LES. Hal tersebut mengakibatkan makanan berada di dalam lambung lebih lama. Lambung merespon adanya makanan dengan mengeluarkan asam lambung lebih banyak, akibat jumlah asam lambung yang tinggi, lama kelamaan asam lambung naik ke atas.

Penyakit asam lambung pun dapat dicegah sebelum menjadi lebih parah, banyak sekali cara mengobati asam lambung agar penyakit ini tidak mengganggu aktifitas sehari-hari.

Selain rasa nyeri di perut dan rasa terbakar di dada, ada beberapa gejala yang dapat anda perhatikan. Jika anda merasakan gejala-gejala seperti ini, bisa jadi anda mengalami peningkatan asam lambung atau GERD.

  • Ada rasa mengganjal pada kerongkongan ketika menelan. Hal tersebut disebabkan karena terjadi peradangan pada laring/pita suara sehingga tenggorokan terasa sakit.
  • Frekuensi batuk meningkat terutama pada malam hari
  • Mengi
  • Gigi menjadi rusak
  • Rasa kembung dan sendawa terus menerus
  • Bau mulut
  • Jumlah air liur meningkat
  • Tinja berwarna hitam atau pada

Apabila anda merasa ragu apakah yang diderita adalah GERD atau bukan, cobalah konsultasi ke dokter dan ceritakan gejala-gejala yang dialami. Jika masih belum yakin, bisa meminta kepada dokter untuk melakukan diagnosis lebih lanjut dengan melakukan endoskopi. Endoskopi sendiri merupakan suatu prosedur yang dilakukan untuk memeriksa kondisi saluran pencernaan. Biasanya prosedurnya adalah dengan memasukkan alat optik berbentuk selang yang sudah terpasang kamera. Alat berbentuk selang tersebut akan dimasukkan melalui mulut hingga mencapai usus 12 jari.

Gambar yang ditangkap oleh kamera pada ujung selang akan ditampilkan pada layar monitor, jadi dokter dapat melihat kondisi saluran pencernaan secara langsung. Akan terlihat apabila pada lambung terdapat tukak, pendarahan, polip, tumor atau lainnya. Biasanya ketika akan dilakukan endoskopi untuk pasien dengan keluhan GERD, pasien akan diminta untuk berpuasa terlebih dahulu selama 6-8 jam dan pasien akan diberi bius lokal sebelum alat optik dimasukkan melalui mulut.

Selain dapat melihat kondisi pada lambung, prosedur endoskopi juga bisa melihat kondisi dinding tenggorokan apabila terdapat luka. Perlu ditekankan bahwa endoskopi bukanlah cara mengobati asam lambung, endoskopi hanya berguna untuk memeriksa kondisi lambung.

Apabila penyakit asam lambung dibiarkan begitu saja dan tidak diobati langsung, ada banyak komplikasi yang dapat terjadi dan pastinya akan membuat aktifitas anda harus dihentikan karena tubuh anda sudah tidak fit lagi. Berikut adalah beberapa komplikasi parah yang dapat terjadi.

  • Luka di dinding esofagus

Asam lambung dapat mengikis dinding pada esofagus atau kerongkongan hingga menyebabkan tukak atau luka. Esofagus bisa berdarah sehingga memicu timbulnya rasa sakit dan kesulitan dalam menelan ludah, makanan atau minuman.

  • Penyempitan saluran esofagus

Bagian bawah esofagus bisa luka karena terkena asam lambung terus menerus. Ketika iritasi terjadi sangat lama bahkan hingga bertahun-tahun, hal ini dapat membentuk jaringan tukak dan membuat saluran esofagus yang biasanya dilewati makanan dan minuman akan menjadi sempit.

  • Esofagus Barrett

Setelah esofagus teriritasi asam lambung dalam jangka waktu yang lama, selain terbentuk jaringan tukak, akan terjadi juga perubahan sel di dinding esofagus. Perubahan sel ini disebut sebagai Esofagus Barrett dan bisa dibilang ini adalah kondisi pra-kanker. Lama kelamaan sel yang berubah ini bisa memicu munculnya sel kanker pada esofagus atau tenggorokan.

  • Kanker esofagus

Resiko kanker akan meningkat apabila anda memiliki penyakit asam lambung dan anda adalah seorang perokok, kegemukan dan juga sering mengkonsumsi alkohol. Salah satu gejala apabila anda menderita kanker esofagus adalah sakit ketika menelan dan terjadinya penurunan berat badan.

Pengobatan Dan Makanan Yang Harus Dihindari

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengobati penyakit asam lambung. Seperti dengan cara merubah gaya hidup, menggunakan obat-obatan, menggunakan bahan-bahan herbal serta menghindari makanan-makanan pemicu meningkatkan asam lambung. Memang ada banyak sekali cara mengobati asam lambung, namun sangat penting sebelum mencoba untuk menggunakan obat-obatan berbahan dasar kimia, ada baiknya untuk mencoba cara yang lain.

Penggunaan obat kimia sebaiknya dilakukan ketika penyakit asam lambung sudah parah dan tidak tertahankan lagi. Jangan lupa untuk ke dokter terlebih dahulu sebelum meminum obat kimia apapun agar anda tahu obat mana yang cocok dengan kondisi kesehatan anda. Jangan sampai anda sembarang memilih obat namun ternyata obat tersebut tidak cocok dengan anda karena misalnya anda memiliki alergi tertentu dengan suatu jenis obat, anda sangat sensitif sehingga obat kimia tersebut dapat menimbulkan efek samping yang lebih parah dibandingkan penyakit asam lambung anda dan lain sebagainya. Jadi sangat penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum anda meminum obat apapun.

Cara paling mudah dan tidak perlu mengeluarkan banyak uang adalah dengan mengubah gaya hidup, mengganti menu makanan dan juga menghindari makanan-makanan yang dapat menyebabkan peningkatan asam lambung. Namun hal ini biasanya hanya berlaku bagi anda yang mengalami penyakit asam lambung ringan yang hanya terjadi 1 hingga 2 kali dalam sebulan. Penyakit asam lambung yang seperti ini tidak perlu penanganan dari dokter.

Seperti yang dijelaskan di atas, GERD atau penyakit asam lambung salah satunya disebabkan oleh konsumsi makanan berlemak dalam jumlah banyak. Oleh karena itulah sangat penting untuk menghindari makanan-makanan yang berlemak seperti makanan Padang, makanan yang digoreng seperti gorengan, ayam goreng dan lain sebagainya. Dengan mengurangi makanan berlemak anda tidak hanya dapat mencegah GERD, namun anda juga bisa mengurangi berat badan anda. Jadi bisa dibilang sekali dayung 2-3 pulau terlewati.

Sangat menyenangkan bukan. Kemudian anda harus memperhatikan penggunaan pakaian. Usahakan tidak menggunakan pakaian yang ketat di sekitar perut. Pakaian yang ketat dapat memberikan tekanan pada perut sehingga akan memancing makanan dalam perut untuk naik ke atas dan menyebabkan muntah. Agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan, ada baiknya untuk menggunakan pakaian yang longgar. Apabila anda adalah tipe orang yang senang berolahraga cobalah menghindari gerakan yang bisa menekan perut, seperti peregangan, naik turun tangga dan juga membungkuk.

Seperti yang kita ketahui, perut yang mengalami tekanan dapat menaikkan makanan dan asam lambung ke atas. Janganlah melakukan gerakan olahraga apapun setelah makan, berikan jeda setidaknya 2 jam setelah makan jika ingin berolahraga. Satu hal lagi yang sangat penting adalah tidur yang cukup dan posisi tidur sebaiknya dengan membuat bagian tubuh bagian atas lebih tinggi daripada tubuh bagian bawah. Asam lambung dapat naik ke atas apabila anda stres akibat kurang tidur.

Kurang tidur juga dapat menyebabkan penurunan tingkat harapan hidup karena stres yang ditimbulkan. Selain itu tidur yang cukup juga dapat membantu regenerasi sel kulit lebih cepat sehingga kulit anda akan terlihat segar selalu. Nah, posisi tidur dengan bagian atas tubuh yang lebih tinggi memiliki tujuan untuk mencegah asam lambung naik ke atas. Dengan begitu asam lambung akan tetap di perut.

Cara kedua untuk mengobati penyakit asam lambung, selain dengan mengubah gaya hidup adalah dengan menggunakan bahan-bahan alami atau herbal. Berikut adalah bahan-bahan yang bermanfaat untuk mengurangi asam lambung dan cara penggunaannya.

  1. Jahe

Jahe bisa membantu mempercepat pengosongan lambung. Jadi refluks asam lambung dapat dikurangi karena asam lambung yang terbentuk tidak banyak. Caranya dengan menggunakan bubuk jahe ataupun jahe mentah sebanyak 1-2 gram. Bisa diseduh dengan air panas dan diminum 1 jam sebelum makan berat.

  1. Permen karet

Permen karet yang tidak mengandung gula bisa anda konsumsi. Karena permen karet membantu merangsang produksi air liur. Air liur memiliki sifat basa yang dapat menetralisir asam lambung yang bersifat asam. Kunyahlah selama 30 menit setelah makan berat. Jangan mengkonsumsi yang rasa mint karena dapat memicu penyakit asam lambung.

  1. Baking soda

Baking soda dapat membantu menetralkan asam lambung. Cukup dengan 1 sendok teh baking soda yang dilarutkan dalam satu gelas air putih dapat menetralkan asam lambung. Konsumsi campuran air dan baking soda sebanyak 4 kali sehari setiap 1 jam setelah makan.

  1. Lidah buaya

Kandungan yang ada di dalam lidah buaya dapat mengatasi luka bakar dan dipercaya bisa mengurangi peradangan pada lambung dan juga kerongkongan yang banyak dialami oleh penderita GERD. Jika ingin mengkonsumsi lidah buaya harus berhati-hati karena lidah buaya bersifat laksatif (pencahar). Pilihlah jus lidah buaya yang instan jadi anda tinggal menyeduhnya saja, selain itu jus lidah buaya yang instan juga sudah tidak memiliki kandungan laksatif. Jus lidah buaya baiknya dikonsumsi setengah gelas sebelum makan berat.

  1. Pisang raja

Pisang raja selain dapat membantu kesulitan dalam buang air besar juga dapat digunakan untuk mengatasi asam lambung yang berlebih. Caranya dengan mengambil pisang raja yang sudah tua tapi belum masak, potong tipis-tipis lalu jemur hingga kering. Setelah itu pisang raja tersebut diblender atau ditumbuk hingga halus. Selanjutnya ambil 2 sendok pisang raja yang sudah halus tadi dan campurkan dengan madu asli yang sudah dicampur dengan air. Minumlah pada pagi hari dan malam hari. Pisang raja dapat melindungi dinding lambung dari asam lambung. Maka dari itu pisang raja sangat baik bagi penderita GERD.

Selain dengan menggunakan bahan alami, ada cara mengobati asam lambung lainnya dengan menggunakan obat-obat kimia. Obat kimia memang terkenal karena mampu mengatasi nyeri akibat asam lambung dengan cepat. Berikut adalah beberapa jenis obat yang bisa digunakan untuk mengobati GERD.

  1. Antasida

Antasida adalah obat bebas yang bisa dibeli di apotek. Fungsinya untuk menetralisir asam lambung. Namun tidak disarankan untuk mengkonsumsi antasida dengan obat lain karena antasida dapat mengganggu penyerapan obat lain.

  1. Alginat

Obat ini dikonsumsi setelah makan, fungsinya untuk melindungi dinding perut dan juga kerongkongan dari asam lambung yang bisa menyebabkan iritasi. Obat ini dapat anda beli secara bebas di apotek.

  1. H2RA

H2RA disebut juga sebagai penghambat reseptor H2 atau H2-receptor antagonist. Fungsinya untuk mengurangi asam lambung dengan menghambat efek histamin yang dapat memproduksi asam lambung. Obat ini hanya dapat dibeli dengan menggunakan resep dari dokter.

  1. PPI

PPI disebut juga penghambat pompa proton atau proton-pump inhibitors memiliki fungsi untuk mengurangi produksi asam lambung dalam perut. Memiliki efek samping yang ringan. Obat ini hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.