Penyebab Penyakit Maag Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Penyakit Maag Dan Cara Mengatasinya

Sama seperti penyakit asam lambung, penyakit maag adalah penyakit yang umum dan banyak diderita oleh masyarakat. Maag dan penyakit asam lambung sama-sama menyebabkan rasa sakit pada perut. Lalu apakah maag sama dengan penyakit asam lambung atau GERD? Dan bagaimana pengobatan untuk penyakit maag? Untuk mengetahui penyakit maag dan cara mengatasinya ada baiknya untuk terus membaca artikel ini hingga selesai.

Penyebab Penyakit Maag Dan Cara Mengatasinya

Maag yang biasa disebut juga sebagai dispepsia adalah penyakit yang berasal dari lambung, usus halus ataupun kerongkongan akibat berbagai macam hal. Beberapa penyebabnya adalah seperti adanya luka pada dinding lambung yang biasa disebut sebagai tukak lambung, infeksi yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylory, efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi seperti obat AINS (anti inflammatory non-steroid) dan juga stres.

Kebanyakan penyakit maag tidak perlu penanganan dari dokter karena masih masuk ke dalam tahap yang ringan. Namun apabila penyakit maag menyebabkan perut sangat sakit hingga sering muntah maka harus segera ke dokter. Karena dapat menyebabkan anda mengalami kesulitan dalam menelan makanan dan mengalami penurunan berat badan. Apalagi bagi orang tua atau lansia yang memiliki penyakit maag, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter, sebaiknya apa yang harus dilakukan agar hal-hal yang buruk dapat dihindari.

Penyebab Penyakit Maag Dan Cara Mengatasinya

Gejala Dan Penyebab Sakit Maag

Dari data yang didapatkan di beberapa pusat endoskopi yang tersebar di seluruh Indonesia, setidaknya ada 7000 kasus maag, dan 86,4% nya merupakan dispepsia fungsional. Dispepsia fungsional adalah penyakit maag yang tidak diketahui secara pasti penyebabnya. Dapat dilihat banyak sekali kasus penyakit maag di Indonesia. Jadi sebaiknya tidak menganggap remeh penyakit ini jika tidak ingin mengalami komplikasi penyakit akibat maag yang sudah kronis dan tidak dapat diobati lagi.

Seperti itulah data yang ada di Indonesia terkait maag, untuk mengetahui gejala penyakit maag dan cara mengatasinya anda bisa mengetahui terlebih dahulu gejala dari penyakit maag. Berikut adalah beberapa gejala yang patut anda perhatikan selain nyeri pada sekitar perut bagian atas.

  • Rasa panas atau rasa terbakar pada perut bagian atas. Hal ini disebabkan karena naiknya asam lambung ke kerongkongan. Ini adalah salah satu dari berbagai kasus maag yang dapat terjadi.
  • Setelah makan, walaupun hanya sedikit terasa kenyang. Selain itu rasa kenyangnya tidak akan hilang walaupun sudah lama sekali dari waktu terakhir makan.
  • Mual
  • Perut bagian atas terasa kembung
  • Terasa makanan/minuman atau asam lambung naik ke kerongkongan (refluks)
  • Bersendawa terus menurut
  • Muntah
  • Setelah makan atau ketika sedang makan muncul nyeri atau panas di ulu hati selain itu terasa nyeri di tengah dada bahkan hingga punggung dan juga leher.

Apabila maag diderita oleh orang yang sedang mengalami stres, biasanya kondisi maagnya akan menjadi lebih buruk. Selain itu banyaknya udara yang masuk ke dalam perut ketika sedang makan juga bisa menyebabkan kembung dan sendawa terus menerus. Jadi janganlah makan sambil berbicara untuk mencegah hal tersebut. Seperti itulah gejala dari maag, untuk mengetahui penyebab penyakit maag dan cara mengatasinya silahkan melanjutkan membaca artikel ini lagi.

Ada banyak sekali penyebab maag yang sebenarnya dapat dicegah. Dalam buku berjudul In Dropping Acid: The Reflux Diet Cookbook & Cure karya Jamie Koufman, MD, dan Jordan Stern, MD. menyebutkan bahwa ada beberapa jenis makanan yang dapat menyebabkan tingginya asam lambung sehingga menyebabkan maag. Padahal makanan-makanan ini sering dikonsumsi oleh masyarakat, tidak hanya masyarakat Indonesia namun juga masyarakat di seluruh Dunia. Berikut adalah beberapa penyebab sakit maag yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia.

  • Bakteri Helicobacter pylori

Infeksi yang disebabkan oleh H. pylori adalah infeksi yang banyak ditemukan pada masyarakat Asia daripada masyarakat di negara-negara barat seperti Amerika dan Eropa. Helicobacter pylori merupakan bakteri yang bisa menyebabkan radang kronis pada lapisan lambung. Bahkan dikatakan bila H. pylori bisa menyebabkan kanker perut. Infeksi yang disebabkan oleh H. pylori bisa didapatkan dari konsumsi makanan atau minuman yang kotor. Bakteri ini dapat menyebabkan maag dengan cara merusak dinding lambung sehingga penderita akan merasa mual, muntah, nafsu makan turun dan nyeri di bagian perut.

  • Efek samping penggunaan obat AINS (anti inflammatory non-steroid)

Obat AINS memiliki berkerja dengan menghambat sistesis protaglandin yang merupakan mediator nyeri dan juga inflamasi. Prostaglandin terbentuk dari asam arakidonat dengan bantuan enzim COX. ketika enzim COX dihambat maka prostaglandin tidak akan terbentuk dan nyeri dapat mereda. Namun obat AINS tidak dapat membedakan antara COX 1 dan COX 2. Padahal kedua COX tersebut memiliki fungsi yang berbeda. COX 1 berfungsi untuk membentuk prostaglandin yang melindungi mukosa dalam lambung. Dan COX 2 adalah enzim yang hanya terbentuk ketika ada radang. Seharusnya obat AINS hanya menghambat COX 2, namun karena tidak selektif maka obat AINS juga menghambat COX 1. Akibatnya COX 1 tidak bisa melindungi mukosa lambung. Ketika hal tersebut terjadi, maka lambung akan mengalami gangguan dan terasa nyeri.

  • Stress

Stress dapat menyebabkan terjadinya peningkatan asam lambung sehingga penyakit maag dapat muncul dan kambuh.

  • Makan terlalu banyak

Ketika makan terlalu banyak dalam satu waktu setelah perut kosong dalam waktu yang lama, hal tersebut dapat menyebabkan munculnya tekanan pada lambung dan bisa memicu produksi asam lambung berlebih. Produksi asam lambung yang meningkat dapat menyebabkan munculnya rasa mual dan nyeri pada perut.

  • Makanan berminyak dan berlemak

Makanan yang berminyak seperti gorengan adalah makanan yang sangat enak bagi masyarakat Indonesia. Tapi makanan ini tidak baik bagi perut karena kandungan lemak yang tinggi pada makanan yang berminyak bisa mempengaruhi produksi asam lambung, Tak jarang bahkan gorengan bisa menyebabkan nyeri pada ulu hati.

  • Kafein, soda, atau minuman beralkohol

Kafein yang ada di dalam kopi dan juga teh bisa membuat perut kembung dan tidak nyaman. Karena itulah sebaiknya menghindari minuman yang mengandung kafein. Untuk minuman bersoda, biasanya soda memiliki sifat asam yang dapat meningkat kan tekanan pada lambung dan menyebabkan perut kembung. Sedangkan minuman beralkohol juga bersifat asam dan bisa meningkat kan kadar asam lambung. Selain itu alkohol juga di perkirakan bisa membuat saluran bagian bawah kerongkongan yang menuju lambung menjadi lemas dan membuat asam lambung bisa naik ke kerongkongan.

  • Coklat

Walaupun biasanya coklat dikonsumsi ketika sedang stress, namun coklat tidak baik dikonsumsi jika anda memiliki penyakit maag. Karena cokelat dapat meningkat kan jumlah asam lambung di dalam perut. Selain itu coklat juga banyak mengandung lemak, karena itulah sebaiknya hindari mengkonsumsi coklat jika maag.

Mengobati Maag Dengan Obat Kimia Dan Herbal

Penyakit maag dan cara mengatasinya adalah kata kunci yang banyak di cari pada search engine karena memang sebenarnya maag dapat diatasi tanpa perlu ke dokter jika penyakit maag yang di derita tidak parah. Sebenarnya maag banyak terjadi akibat pola makan yang tidak benar, seperti misalnya jarang makan, makan terlalu banyak atau makanan yang dikonsumsi berminyak dan pedas. Walaupun penyakit maag sering dikaitkan dengan penyakit asam lambung atau GERD, sebenarnya maag berbeda dengan GERD. Oleh karena itulah pengobatan nya pun berbeda. Berikut adalah bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk meredakan sakit maag.

  1. Sari Kedelai

Adanya antioksidan, vitamin, protein, lemak nabati dan kandungan lainnya dapat membantu mengobati sakit maag. Cara menggunakan kedelai adalah pertama menghaluskan biji kedelai dengan blender. Lalu seduhlah bubuk kedelai tadi dengan air panas dan minumlah ketika masih hangat. Dengan minum seduhan kedelai secara teratur, penyakit maag anda dapat membaik.

  1. Biji Pepaya

Cara menggunakan biji pepaya agar bisa mengurangi nyeri maag adalah dengan mengering kan biji pepaya. Tumbuk atau blender biji pepaya yang sudah kering hingga halus. Kemudian seduhlah dengan air panas. Rutin lah mengkonsumsi seduhan biji pepaya hingga lambung anda membaik dan tidak nyeri lagi.

  1. Kunir atau Kunyit

Selain dapat digunakan untuk mengecilkan perut, kunyit juga bisa menghilang kan nyeri akibat maag. Pertama parut kunyit dan peras dengan menggunakan saringan. Minumlah air perasan kunyit tersebut dengan campuran madu dan juga air hangat. Minumlah pada pagi dan sore hari agar hasilnya maksimal.

Setelah mengetahui Penyakit maag dan cara mengatasinya dengan menggunakan bahan-bahan alami, sekarang saatnya anda mengetahui obat-obat kimia yang dapat menyembuhkan penyakit maag dengan cepat agar aktivitas sehari-hari anda tidak terganggu. Dan biasanya obat kimia untuk maag digunakan ketika maag sering muncul dan sangat mengganggu kegiatan anda. Berikut adalah beberapa daftar obat yang dapat anda beli secara bebas di apotek dan obat-obatan dengan resep dokter.

  1. Antasida

Antasida adalah obat yang memiliki fungsi untuk menetralkan asam lambung. Sehingga asam lambung tidak dapat mengiritasi saluran pencernaan. Obat ini adalah obat bebas yang bisa anda beli dengan mudah di apotek.

  1. Obat antagonis reseptor H2

Obat ini disebut juga sebagai obat H2RA. Obat ini memiliki kemampuan untuk mengurangi kadar asam lambung sehingga dapat mengurangi rasa nyeri pada perut. Untuk mendapatkannya anda harus mendapatkan resep dari dokter.

  1. Alginat

Obat ini membutuhkan resep dokter jika ingin mendapatkannya. Biasanya diresepkan pada penderita maag yang nyeri perutnya disebabkan oleh refluks asam lambung.

  1. Obat penghambat pompa proton (PPI)

Fungsinya sama seperti obat H2RA yang mampu mengurangi jumlah asam lambung. Biasanya obat ini diresepkan oleh dokter ketika pendeita juga merasakan nyeri dan rasa panas di dada.

  1. Prokinetik

Prokinetik merupakan obat untuk meredakan maag yang memiliki cara kerja dengan mempercepat pencernaan makanan. Ketika makanan cepat keluar dari lambung, maka produksi asam lambung otomatis juga akan berkurang dan nyeri dapat berkurang.

  1. Antibiotik

Karena penyakit maag ada yang disebabkan oleh bakteri H. pylori maka tak heran jika anda bisa diresepkan antibiotik. Namun antibiotik tidak dapat dikonsumsi secara sembarangan untuk mencegah resistensi antibiotik.

Ketika anda membeli obat bebas atau obat resep di apotek anda tidak perlu khawatir jika mendapatkan obat generik karena efek pada obat generik dan branded sama.